Berita Terbaru

JAKARTA - Solopeduli mendapatkan 3 penghargaan dari "BAZNAS Award 2019". Tiga penghargaan tersebut meliputi, SOLOPEDULI sebagai LAZ (Lembaga Amil Zakat) tingkat Provinsi dengan kategori pertumbuhan pengumpulan ZIS (Zakat Infak Sedekah) terbaik, program pendayagunaan ZIS terbaik, serta laporan tahunan terbaik.

Kegiatan ini diikuti dari Ratusan perwakilan Badan Amil Zakat dan lembaga Zakat diseluruh Indonesia. Diselenggararakan di Gedung Kementrian Agama RI di Jakarta (26/8) dari pukul 19.00-22.00 WIB.

Sambutan ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA. CA, BAZNAS award bertujuan untuk memotivasi organisasi zakat terus melakukan inovasi dan lebih amanah. Adapun target award diberikan kepada tokoh lembaga dan organisasi yang mengelola zakat dengan baik. Penilaiannya dengan indeks zakat Nasional BAZNAS. BAZNAS dan LAZ dituntut mengelola zakat untuk mengurangi kemiskinan.

Amil dilembaga zakat tidak boleh menggunakan dana sesuai dengan yang telah diatur dalam syariat. Esensi ajaran agama untuk memuliakan manusia, sehingga zakat berfungsi memuliakan manusia dan mendistribusikan untuk kebahagiaan. Kemiskinan dan kesenjangan ekonomi musuh bangsa yang merdeka, maka pantas untuk kita perangi yaitu dengan zakat.

Pasal 34 UUD 1945 menyatakan fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara (ayat 1), negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat manusia (ayat 2), negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak (ayat tiga).

Amil adalah pelayan ummat, penghubung Muzakki dan Mustahik. Perkembangan zakat sekarang cukup bagus, dalam issu ummat menjadi penting tentang pengelolaan zakat 5 tahun sampai 2024. Kemenag dan BAZNAS terus melakukan koordinasi bersama.

Kementrian agama mengapresiasi terhadap BAZNAS yang sudah menginisiasi untuk membuat kampung zakat dalam mengelola daerah terluar dan daerah-daerah miskin lainnya. Kementrian Agama juga mengapresiasi terhadap BAZNAS tentang pengumpulan zakat walau belum tinggi dengan rata-rata 20 %.

"Saya selaku ketua Yayasan Solopeduli mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS yang telah memberikan penghargaan kepada kami, semoga kami semakin amanah dan terus meningkatkan profesionalisme dlm mengelola zakat ini. Tak kalah pentingnya kami haturkan terimakasih pula kepada semua stakeholder Solopeduli baik donatur, duta peduli, mitra jejaring, dan berbagai pihak beserta semua Amil Solopeduli. Semoga kepercayaan bapak ibu semua semakin menambah gigih kami untuk berinovasi dalam pengelolaan ZISWAF, terus mendayagunakan kepada fakir miskin secara tepat guna," terang Sidik Anshori.[]