Al-Qur’an Dan Iqra Hanyut, SOLOPEDULI Pulihkan Semangat Mengaji 50 Anak Di Aceh

Banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga merusak sarana pendidikan agama, termasuk Rumah Iqra’ Al Latif di Desa Lhok Mambang, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Seluruh Al-Qur’an dan buku Iqra’ yang digunakan untuk belajar mengaji rusak dan hanyut terbawa banjir di awal tahun. Pascabanjir, merespons kondisi tersebut, SOLOPEDULI menyalurkan bantuan berupa 30 mushaf Al-Qur’an dan 50 buku Iqra’ ukuran besar pada Ahad (1/11/2026) untuk mendukung kembali kegiatan belajar mengaji bagi sekitar 50 anak di Rumah Iqra’ Al Latif.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh relawan SOLOPEDULI yang bertugas di Desa Lhok Mambang, yakni Irfan bersama rekan-rekan relawan lainnya. Bantuan diserahkan kepada salah satu guru pengajar, Ustazah Safira, kemudian diterima oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar mengaji di tempat tersebut.

“Rumah Iqra’ ini berawal dari kepedulian saya terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu di lingkungan sekitar yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk belajar mengaji di pesantren maupun dayah. Karena itu, saya berinisiatif membuka tempat belajar mengaji sederhana di rumah agar mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan agama Islam,” ungkap Ustazah Safira.

Hingga kini, kegiatan belajar mengaji masih berlangsung dengan fasilitas yang sangat terbatas. Rumah Iqra’ Al Latif bahkan belum memiliki balai atau tempat khusus untuk kegiatan pengajian. Keterbatasan sarana dan prasarana tersebut semakin terasa setelah banjir merusak dan menghanyutkan seluruh Al-Qur’an serta buku Iqra yang sebelumnya digunakan oleh para santri.

dok.humas: Anak-anak Mendapatkan Buku Iqra dari SOLOPEDULI

Ustazah Safira menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan SOLOPEDULI. Menurutnya, keberadaan Al-Qur’an dan buku Iqra sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengaji anak-anak, terlebih setelah perlengkapan belajar mereka rusak akibat banjir.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada SOLOPEDULI serta para donatur yang telah membantu Rumah Iqra’ kami. Sebelumnya, Al-Qur’an dan buku Iqra yang kami miliki rusak dan hanyut terbawa banjir. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak agar mereka bisa kembali belajar membaca Al-Qur’an. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ungkap Ustazah Safira.

Melalui bantuan 30 Al-Qur’an dan 50 buku Iqra tersebut, diharapkan kebutuhan media pembelajaran bagi sekitar 50 anak dapat kembali terpenuhi. Meskipun tidak seluruh anak dapat hadir saat penyaluran berlangsung, perlengkapan mengaji tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara bersama-sama untuk mendukung aktivitas belajar.

SOLOPEDULI berharap bantuan ini dapat mengembalikan semangat anak-anak dalam belajar membaca, memperbaiki bacaan, hingga menghafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Lebih dari itu, dukungan ini diharapkan turut menjaga keberlangsungan Rumah Iqra’ Al Latif sebagai ruang belajar agama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Desa Lhok Mambang.

SOLOPEDULI mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mengambil bagian dalam kebaikan ini. Semoga setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca, dipelajari, dan dihafalkan oleh anak-anak menjadi aliran pahala yang tidak terputus serta amal jariyah bagi para donatur. Aamiin.(snk)