SOLOPEDULI melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) menindaklanjuti penyaluran bantuan usaha kepada penerima manfaat yang sebelumnya telah diserahterimakan bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten. Bantuan tersebut disalurkan berupa alat usaha, pada Senin (5/10/2026) di Kadirejo, Karanganom, Klaten, Jawa Tengah, kepada tiga penerima manfaat dengan jenis bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing usaha.
Program tersebut menjadi salah satu upaya SOLOPEDULI dalam mendukung masyarakat agar dapat mengembangkan usaha yang telah dijalankan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Bantuan diberikan dalam bentuk sarana usaha, perlengkapan produksi, perlengkapan berjualan, serta pendampingan.
Tiga penerima manfaat yang mendapatkan dukungan yakni Muhammad Ridwan, Dedi Setya Budi, dan Digdo. Ketiganya memiliki jenis usaha yang berbeda sehingga kebutuhan bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing usaha.
Ridwan Kembangkan Usaha Angkringan dengan Dukungan Peralatan Usaha
dok.humas: Bantuan Usaha Angkringan Jarwo
Muhammad Ridwan mendapatkan bantuan untuk mendukung pengembangan usaha angkringan "Angkringan Jarwo" yang dijalankannya. Bantuan yang diberikan meliputi kompor, tabung gas, wajan, tempat sayur, berbagai alat masak, cup sealer, plang papan nama, serta MMT usaha.
Dalam proses penyaluran bantuan, tim SOLOPEDULI yang terdiri dari Ivan dan Unstiah turut membersamai Ridwan secara langsung untuk berbelanja berbagai kebutuhan usaha. Pendampingan dilakukan agar barang yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi usaha yang dijalankan.
Mulai dari memilih perlengkapan memasak hingga kebutuhan pendukung lainnya, Ridwan didampingi agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara tepat. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya SOLOPEDULI untuk memastikan bantuan tidak hanya diberikan, tetapi benar-benar dapat menunjang keberlangsungan usaha.
Kelengkapan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu Ridwan dalam menjalankan kegiatan operasional sehari-hari. Sementara itu, plang papan nama dan MMT usaha diharapkan dapat memperkuat identitas angkringan sekaligus membantu masyarakat lebih mudah mengenali keberadaan usahanya.
Bagi Ridwan, bantuan yang diterima menjadi tambahan semangat untuk terus menjalankan dan mengembangkan usaha. Ia mengaku senang sekaligus bersyukur karena mendapatkan dukungan yang dapat digunakan secara langsung untuk kebutuhan usahanya.
“Wah, aduh senang sekali, seperti mimpi. Saya sampai disuruh menghabiskan uang untuk usaha. Terima kasih SOLOPEDULI. Bantuan ini membuat saya semakin semangat untuk menjalankan usaha,” ungkapnya.
Dedi Perkuat Usaha Kedai dengan Container Booth dan Perlengkapan Berjualan
dok.humas: Usaha Kedai Sederhana di Depan Masjid
Penerima manfaat berikutnya, Dedi Setya Budi, menjalankan usaha kedai sederhana di depan masjid. Untuk mendukung pengembangan usahanya, Dedi mendapatkan bantuan berupa container booth, modal jualan, cup sealer, plang papan nama, serta MMT usaha.
Bantuan container booth diharapkan dapat membuat sarana berjualan Dedi menjadi lebih tertata dan praktis. Sementara itu, cup sealer dapat membantu proses penyajian minuman agar lebih rapi sekaligus memudahkan pelayanan kepada pelanggan.
Adanya plang papan nama dan MMT usaha juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik sekaligus memperkuat identitas kedai. Dengan sarana usaha yang lebih lengkap dan tertata, Dedi diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan mengembangkan usahanya secara bertahap.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan melalui PEU, dengan memberikan sarana yang sesuai dengan kebutuhan usaha penerima manfaat. Bantuan diharapkan dapat membantu Dedi dalam meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membuka peluang pendapatan yang lebih baik bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada SOLOPEDULI atas bantuan yang diberikan. Container booth dan perlengkapan usaha ini sangat membantu saya untuk berjualan dengan lebih nyaman dan tertata. Semoga dengan adanya bantuan ini usaha saya bisa semakin berkembang, pelanggan semakin banyak, dan hasilnya bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkap Dedi.
Digdo Kembangkan Warung Bubur Mbok Tiyah dengan Sarana Usaha
dok.humas: Bantuan Warung Bubur Mbok Tiyah
Penerima manfaat ketiga, Digdo, mendapatkan bantuan untuk mendukung usaha Warung Bubur Mbok Tiyah. Bantuan yang diberikan berupa etalase makanan, plang papan nama, serta MMT usaha.
Etalase makanan diharapkan dapat membantu Digdo dalam menata dan menyajikan makanan dengan lebih baik sekaligus menjaga kerapian area berjualan. Sementara itu, plang papan nama dan MMT usaha dapat membantu masyarakat lebih mudah mengenali keberadaan Warung Bubur Mbok Tiyah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat bantuan dari SOLOPEDULI. Etalase ini sangat membantu untuk menata makanan agar lebih rapi, sedangkan plang dan MMT membuat usaha saya lebih mudah dikenal. Semoga dengan bantuan ini Warung Bubur Mbok Tiyah bisa semakin ramai dan usaha kami semakin berkembang,” ungkap Digdo.
Penyaluran bantuan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian barang, tetapi juga disertai dengan pendampingan sebagai bagian dari proses pemberdayaan. Tim SOLOPEDULI turut membersamai penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan usaha, sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.
Program PEU Kadirejo menjadi salah satu bentuk ikhtiar SOLOPEDULI dalam mendorong masyarakat untuk semakin mandiri secara ekonomi. Dukungan diberikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan penerima manfaat agar bantuan yang disalurkan dapat benar-benar menunjang kegiatan usaha.
Melalui bantuan sarana usaha, perlengkapan produksi, modal jualan, hingga pendampingan, SOLOPEDULI berharap ketiga penerima manfaat dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang pendapatan, serta memperkuat perekonomian keluarga.
Pendampingan dan monitoring juga akan terus dilakukan untuk melihat perkembangan usaha penerima manfaat serta memastikan bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Dengan semangat untuk terus bertumbuh dan berusaha, bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi para penerima manfaat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan mencapai kemandirian ekonomi keluarga.(snk)