Berita Terbaru

Mengawali tahun 2019, SOLOPEDULI melakukan konsolidasi tahunan di Hotel Riyadi Palace. Kali ini konsolidasi dilakukan SOLOPEDULI bersama Panitia Pengumpul Zakat se-Jawa Tengah. Acara berlangsung selama dua hari, 15-16 Januari 2019. Acara diikuti oleh 41 peserta yang berasal dari wilayah se Jawa Tengah. 

 

Para peserta terlihat antusias yang dilihat dari keaktifan dalam pelatihan penyusunan renstra. Antusias peserta juga terlihat dari kesungguhan mereka dalam mengikuti berbagai ilmu yang diberikan dan praktek pelatihan hingga pukul 22.00 WIB. Para peserta merasa takjub dengan alur manajemen yang diberikan, mulai dari penyusunan visi, misi, renstra, serta Key Performa Indikator (KPI) yang dibuat secara runtut. Selain pelatihan, acara tersebut juga sebagai ajang silaturahi antara SOLOPEDULI dengan Panitia Pengumpul Zakat dari berbagai penjuru di Jawa Tengah. Acara tersebut diisi oleh pemateri-pemateri dari SOLOPEDULI, seperti Sigit Ari Hastomo dari yayasan, Endri kusumaratih dari HRD, Laila Khusnaini dari pengawas SOLOPEDULI.

 

Salah satu peserta training yang berasal dari Boyolali, Johan merasakan kemanfaatannya mengikuti acara tersebut. "Dulu saya pernah mendapatkan ilmu seperti pelatihan 2 hari ini, Tapi setelah mengikuti pelatihan ini,  saya jadi lebih paham dan bisa mempraktekannya. Dengan bekal training ini, insya Allah saya jadi lebih optimis untuk menggapai target lembaga saya. Terimakasih banyak SOLOPEDULI," ungkap Johan kepada tim media SOLOPEDULI.

 

Direktur Umum SOLOPEDULI, Sidik Anshori menyampaikan para peserta antusias dalam menyongsong target baru 2019. _Untuk mencapai 1 Juta  Jiwa penerima manfaat pada tahun 2019, tentu upaya yang dilakukan tidak sama seperti yang dilakukan pada tahun sebelumnya. SOLOPEDULI pada tahun 2018 diamanahi 211.874 penerima manfaat. Tahun 2019 ini, pencapaian dengan angka yang sama dengan tahun 2018 tentu merupakan angka yang kurang karena masih banyak yang harus menerima manfaat dari SOLOPEDULI dan masih banyak yang harus diberikan kepada ummat. Dengan berbagai problem keummatan, salah satu cara untuk bisa menggapai tahapan itu, SOLOPEDULI membuat panitia bersama. Ada yg berasal dari Cilacap (ujung kulon jateng), rembang (utara jateng) dan ada juga yang berasal dari Wonogiri.

 

Sidik Anshori juga menambahkan dalam pertemuan sesi akhir training bahwa ajang pertemuan ini adalah sarana untuk menggenjot semangat para amil SOLOPEDULI, khususnya panitia yang berada di daerah-daerah. _ Problem masyarakat masih banyak, ekonomi yang semakin sulit. Tentu keberadaan Lembaga Zakat sangat dibutuhkan mereka. kita tidak boleh puas dalam membantu orang lain, karena kebahagiaan abadi adalah jika kita bisa membantu orang lain dari problematika. Seperti pepatah cina : jika pingin bahagia satu jam maka tidurlah, jika pingin bahagia satu hari memancinglah, jika pingin bahagia setahun berdoalah, jika pingin bahagia selamanya maka tolonglah orang lain, dari pepatah itu. saya mengajak semua panitia untuk meningkatkan target penerima manfaat minimal 3 lipat lipat,  sehingga bisa lebih banyak membantu masyarakat atau ummat",_ terang Sidik Anshori kepada tim media SOLOPEDULI.