Berita Terbaru

SOLO - Untuk menurunkan resiko tertular virus corona, SOLOPEDULI kembali terjung ke lapangan, aksi kali ini dengan menyemprotkan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum di soloraya. Penyemprotan dilakukan di klinik SOLOPEDULI di Jl. Petir Rt 1 Rw 14, Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta pada 20/3.

Salah satu pasien di Klinik SOLOPEDULI merasa aman periksa dan pengobatan di klinik ini. "saya kewatir kalau keluar-keluar tetapi karena harus memeriksakan kesehatan terpaksa keluar, insya Allah aman dan tenang disini, ruangan dan halaman disemprot-semprot tadi. Saya biasa kesini, kalau ke klinik yang lebih jauh gak berani, aman insya Allah disini," ungkap salah satu pasien, Ibu Siti (33 tahun) yang merupakan warga sekitar Klinik SOLOPEDULI.

"Klinik tempat keluar masuk orang sakit dan pemeriksaan, tentu menjadi salah satu prioritas kami untuk mensterilkan dari virus corona, seluruh ruangan kami semprot, ambulan juga kami semprot, mudah-mudahan dengan upaya ini, penularan virus corona dapat dicegah, lebih-lebih pasien biasanya tahan tubuh yang menurun," ungkap salah satu tim medis SOLOPEDULI, Ira. Klinik SOLOPEDULI tetap buka 24 jam.

Sampai beberapa minggu ke depan SOLOPEDULI terus memantau perkembangan wabah virus corona. Sidik Anshori berharap dengan adanya kesadaran dan kerjasama antar semua pihak, wabah virus corona segera teratasi. "Himbauan untuk mencegah penularan virus corona sudah kami lakukan dari minggu kemarin, baik itu ke internal pegawai SOLOPEDULI, tenaga medis dan.pegawai klinik, sekolah dan unit-unit program SOLOPEDULI.lainnya, bahkan semenjak belum ada himbauan dari pemerintah yakni saat belum ada yang terkena virus corona.di Indonesia, kami telah mendatangi sekolah, komunitas dan lainnya untuk sosialisasi dan menerapkan hidup sehat, bebas virus dengan menjaga kebersihan badan, terutama tangan, badan dan lingkungan aktivitas. Saat ini aksi kami dengan penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer dan multivitamin untuk masyarakat yang kurang mampu. Tentu ini karena donasi, zakat, infak dan sedekahnya para donatur yang telah menitipkan dananya melalui SOLOPEDULI,"' imbuhnya.

Sementara Direktur Fundraising SOLOPEDULI, Tri Waluyo masih terus menggalang dana untuk program pencegahan virus corona. "Penularan virus corona sangat cepat, sehingga kami berupaya mendongkrak donasi untuk penanggulangan dan pencegahan virus corona, karena banyak kaum dhuafa dengan kondisi kesehatan yang kurang baik. Jadi fasilitas umum kami semprot dengan disinfektan, dan terutama untuk orang-orang dhuafa kami bantu dengan hand sanitizer dan multivitamin. Sementara donasi khusus untuk penanggulangan bencana ini kami arahkan lebih masif melalui online dan web resmi SOLOPEDULI," terangnya.