Berita Terbaru

Berawal dari kecelakaan, saraf pada tulang belakang David (24 tahun) mengalami gangguan yang menyebabkan kelumpuhan sehingga tidak bisa jalan. Sebelum ada wabah corona, David sudah berencana melakukan operasi, hingga kini ia belum melakukan operasi dan hanya melakukan kontrol rutin ke Rumah Sakit Moewardi Solo.

”Saya sudah beberapa kali kontrol ke Rumah Sakit Moewardi, Alhamdulillah hari ini bisa menggunakan ambulan SOLOPEDULI, sopirnya ramah dan mau bantu saya masuk keluar ambulan, mobilnya juga nyaman, terimakasih,” tutur David kepada SOLOPEDULI pada 10/9. Walau tidak bisa duduk dan hanya bisa tiduran, tetapi David tampak bersemangat melakukan pengobatan.

”Terimakasih SOLOPEDULI sudah mau membantu anak saya, kami sangat terbantu, dan terimakasih juga atas layanannya gratis, supir juga tidak mau diberi uang, Alhamdulillah uangnya bisa saya gunakan untuk biaya pengobatan anak saya. Semoga Allah menerima amal baik SOLOPEDULI dan seluruh donaturnya,” ungkap ayahnya David, Bapak Widodo (58 tahun). David dan keluarganya tinggal di Cinet, Gondangrejo, Karanganyar.

”Senang bisa melayani, David anaknya bersemangat untuk sembuh, semoga lekas sembuh dan bisa beraktivitas seperti biasanya,” ujar salah satu driver Ambulan Gratis SOLOPEDULI, Bapak Asni Prasojo. SOLOPEDULI melayani masyarakat yang membutuhkan layanan ambulan dengan menyediakan 7 unit mobil ambulan yang diutamakan beroperasi di seluruh area Soloraya.