Santap Rendang Bersama Di Masjid, SOLOPEDULI Hadirkan Malam Spesial, Muhasabah Dan Doa Bersama Di Aceh Tamiang

Di tengah duka akibat musibah banjir yang melanda Aceh dan Sumatra, SOLOPEDULI menghadirkan kehangatan dan kebersamaan melalui kegiatan Muhasabah dan Doa serta Makan Daging Rendang Bersama di Masjid Al Muhyiddin, Dusun Mawar, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Selasa malam, 31 Desember 2025.

Sebanyak 300 paket rendang dimasak secara gotong royong di dapur umum Dusun Mawar dan disajikan untuk jamaah Masjid Al Muhyiddin. Jamaah yang hadir terdiri dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Kegiatan ini berlangsung selepas salat Isya dan dipimpin langsung oleh Komandan Relawan SOLOPEDULI, Nurdin, hadir pula Ketua dan Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Surakarta.

Suasana hangat dan penuh rasa syukur terasa sepanjang kegiatan. Bagi para penyintas banjir, makan rendang bersama ini menjadi momen istimewa di tengah keterbatasan yang mereka alami. Banyak jamaah mengaku sangat senang karena hidangan tersebut menjadi makan malam spesial setelah berhari-hari berada dalam kondisi darurat pascabencana.

dok.humas: Nurdin ketika memimpin muhasabah dan doa bersama jemaah Masjid Al Muhyiddin

Nurdin menyampaikan bahwa kegiatan makan rendang bersama ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan juga menjadi sarana muhasabah dan penguat spiritual bagi para penyintas.

“Makan rendang bersama ini adalah ikhtiar kami untuk bermuhasabah, menguatkan hati, sekaligus mensyukuri ujian yang Allah berikan di tengah musibah banjir yang melanda Aceh dan Sumatra, khususnya di Dusun Mawar, Bukit Rata, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Kami ingin menghadirkan kebersamaan dan harapan bagi saudara-saudara kita,” ujar Nurdin.

Sementara itu, Ruli, selaku Takmir Masjid Al Muhyiddin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh SOLOPEDULI kepada jamaah dan warga sekitar.

“Biasanya kegiatan makan daging bersama ini hanya kami lakukan menjelang Ramadan. Alhamdulillah, melalui kegiatan ini kami bisa kembali merasakan kebersamaan, apalagi di tengah kondisi sulit pascabencana. Ini menjadi penguat semangat bagi jamaah dan warga,” ungkap Ruli.

Kegiatan ini menjadi penanda awal tahun 2026 sekaligus tradisi menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Sebelum santap bersama, SOLOPEDULI mengajak jamaah untuk melaksanakan muhasabah dan doa bersama, memohon keselamatan, keteguhan, serta pemulihan bagi wilayah Aceh Tamiang dan daerah terdampak lainnya. Usai muhasabah, kegiatan dilanjutkan dengan makan daging rendang bersama yang dinikmati oleh seluruh jamaah.

dok.humas: Anak-anak bahagia menikmati hidangan daging rendang

Anak-anak dan lansia serta seluruh warga tampak senang dan bahagia menikmati hidangan yang disajikan, menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi mereka di tengah situasi pascabencana.

Melalui kegiatan ini, SOLOPEDULI kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam pemenuhan kebutuhan logistik, tetapi juga menghadirkan penguatan spiritual dan kebahagiaan bagi para penyintas bencana.(snk)