SOLOPEDULI terus membantu masyarakat Aceh terdampak bencana dengan menghadirkan akses energi terbarukan melalui pemasangan panel surya di Dayah (Pesantren) Terpadu Az Zahra Takengon, Aceh Tengah, wilayah pendidikan Islam terpencil yang terdampak keterbatasan listrik pascabencana banjir dan longsor. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Program ini menyasar Dayah Terpadu Az Zahra yang berlokasi di Jalan Emun Beriring, Desa Asir-Asir, Kecamatan Lut Tawar, sebuah kawasan yang tergolong terpencil dan rawan longsor, dengan akses yang cukup sulit dijangkau. Sebelumnya, jembatan penghubung menuju lokasi dayah sempat terputus akibat longsor dan baru diperbaiki secara darurat.
dok.humas: Relawan SOLOPEDULI dan Para Santri Pesantren Az Zahra Takengon
Panel surya tersebut kini dimanfaatkan oleh 195 penerima manfaat, yang terdiri dari 151 santri (77 santri ikhwan dan 74 santri akhwat), 16 asatiz dayah, serta 28 guru sekolah. Kehadiran energi listrik berbasis panel surya ini menjadi solusi penting untuk menunjang aktivitas belajar mengajar dan kehidupan sehari-hari di lingkungan dayah.
Relawan SOLOPEDULI, Irfan, turut mengawal langsung proses pemasangan panel surya di lokasi. Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar meski menghadapi tantangan medan yang berat.
“Lokasi dayah ini benar-benar menantang. Akses jalan masih rawan longsor, namun kami tetap berupaya agar pemasangan panel surya dapat selesai dan segera dimanfaatkan. Ini adalah bentuk ikhtiar SOLOPEDULI agar pendidikan di daerah terpencil tetap mendapatkan akses energi yang layak,” ujar Irfan, relawan SOLOPEDULI.
Penyerahan panel surya dilakukan secara simbolis kepada pimpinan Dayah Terpadu Az Zahra Takengon, Ustaz Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed., Ph.D., dan Ustazah Lina Ukuran, S.Si. Keduanya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SOLOPEDULI. Bantuan panel surya ini sangat berarti bagi kami. Akses menuju pesantren ini memang sulit, bahkan sempat terisolasi karena jembatan penghubung ke kota terputus. Alhamdulillah, kini listrik dapat kami rasakan dan sangat membantu aktivitas santri serta para guru,” tutur Ustaz Mahdi.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun jembatan penghubung saat ini telah diperbaiki, kondisinya masih rawan longsor, sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan pendidikan di dayah tersebut.
dok.humas: Pemasangan Panel Surya oleh Relawan SOLOPEDULI
Melalui program ini, SOLOPEDULI terus menegaskan perannya sebagai lembaga kemanusiaan yang konsisten menghadirkan solusi berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pendidikan Islam dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terpencil).(snk)