Berita Terbaru

SOLO - SMK Islam Terpadu Smart Informatika (SMK IT SI) atau SMK Gratis SOLOPEDULI melepaskan 47 siswa-siswinya, Acara pelepasan siswa atau akhirusanah tahun ajaran 2018/2019 berlangsung di Gedung Studio Lokananta di Jl.Ahmad Yani no 379 A Kerten, Laweyan, Surakarta pada 13/5. Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh seluruh walimurid.

 

SMK Gratis SOLOPEDULI merupakan salah satu program SOLOPEDULI yang dibuka sejak tahun 2010. Hingga 2019, SMK tersebut sudah meluluskan 8 angkatan dengan jumlah siswa sebanyak 376 lulusan.

 

"Ini merupakan bentuk khimad dan perjuangan yang nyata di bidang pendidikan. Alhamdulillah sekolah kami sudah diakui dari dinas, dari mitra bisnis dan dari industri," jelas Kepala Sekolah SMK IT SI, Bapak Ali Mursidi. Ali Mursidi menambahkan, lulusan SMK IT SI diakui mitra masyarakat dan diterima masyarakat secara umum. "Semoga setelah pelepasan kelulusan ini, mereka bisa langsung bekerja dan berkarya bagi masyarakat dan tidak melupakan almamaternya," imbuh Ali.

 

Komitmen saling membangun yang baik antara SOLOPEDULI, orangtua, siswa dan guru menjadi kunci kesuksesan visi sekolah tersebut yakni menjadi sekolah percontohan yang islami dan berdaya saing. Sekolah tersebut beralamat di Jl. Srigunting VII Rt 04/XI, Gremet, Manahan, Banjarsari, Surakarta.

 

Salah satu siswa peserta akhirusanah, Viki Vambudi menyatakan segala hal yang didapatkan di SMK IT SI sangat bermanfaat. "Alhamdulillah dengan beasiswa full 100 %, biaya pendidikan, biaya makan dan tempat tinggal gratis selama 3 tahun dapat kami tempuh pendidikan hingga lulus. Semoga apa yang telah diberikan dibalas Allah dengan balasan yang lebih baik lagi. Kami akan selalu menjalin silaturahmi dengan SMK IT SI dan dengan SOLOPEDULI," ungkap Viki kepada tim media SOLOPEDULI.

 

"Ini adalah kesempatan besar karena tidak semua siswa bisa diterima di sekolah ini. Terimakasih sudah mendidik anak kami tanpa mengurangi biaya belanja selama 3 tahun ini, dan membimbing puta putri kami secara matang disini, tidak saja secara akademik tetapi juga secara karakter. Perkembangan  anak kami secara fisik, pemikiran dan budi pekerti ini adalah harapan dan kebanggaan kami. 3 tahun yang lalu anak saya sangat kecil dan tidak bisa membaca Al Quran secara benar, sekarang  anak saya bisa membaca Al Quran dan menghafalnya," tutur salah satu walimurid, Bapak Afif.

 

Sekolah ini pada tahun 2018 menorehkan puluhan prestasi. Siswa berprestasi  diraih oleh Aksal. Siswa dengan nilai UNBK terbaik diraih oleh Aksal. Siswa dengan nilai UNBK Bahasa Indonesia diraih oleh Yahya Abdul Ma'shum, Muhammad Naufal Ilyas S, Maulida K N.

 

Selain itu, preatasi lainnya, seperti juara desain web nasional, penulisan lepas, dan menulis ke beberapa  media cetak dan mendapatkan fee diraih oleh Aksal. Juara fotografi, menerima jasa foto panggilan beberapa kali dan mendapatkan order diraih oleh Muhammad Harits A. Juara desain grafis dan beberapa kali mendapat order diraih oleh Hafita S, dan juara-juara lainnya.

 

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan perangkat mikrotik dan peresmian mikrotik academy kepada SMK IT SI oleh ID -NETWORKER, Candra Milad Ridha. Sekolah tersebut mendapatkan bantuan sebanyak 20 perangkat dan akan disupport dan dipantau dalam keberjalanannya. "Ini untuk menyiapkan era industri terutama di skillnya, agar siswa SMK IT SI tidak kalah dengan yang lainnya dan mempunyai soft skill dan hard skill," ungkap Candra.