Berita Terbaru

SOLO - Penerima beasiswa perguruan tinggi terlihat senang, pasalnya mereka bersama orangtua (wali) datang ke kantor Solopeduli untuk tanda tangan MoU menjadi penerima beasiswa selama 3 tahun ke depan. Mereka terlihat lebih sumringah saat dari Solopeduli menyampaikan bahwa mereka tidak hanya menerima pendidikan (kuliah) secara gratis saja, tetapi juga mendapatkan uang saku bulanan, dan asrama untuk tidur dan aktivitas lainnya. MoU dilakukan di Kantor Solopeduli di Griya Smart Bolon Rt 2 Rw 11 Kelurahan Kendon Bolon Colomadu Karanganyar.

”Sebenarnya saat saya menerima beasiswa sudah sangat senang, Alhamdulillah saya mendapatkan uang saku dan bisa tinggal di asrama. Dari Solopeduli hanya minta saya untuk fokus kuliah dan mematuhi aturan-aturan asrama,” ungkap Dhea kepada tim media Solopeduli. Dhea Rizki F yang merupakan alumni MAN 2 Klaten ini merasa sangat bersyukur bisa ketemu dengan mahasiswa penerima beasiswa lainnya. 

”Walau pekerjaan ayah saya sebagai buruh serabutan, tetapi ia selalu mendukung dengan cita-cita saya,” imbuh Dhea (18 tahun). Orangtua Dhea dan kedua saudaranya mempercayakan Solopeduli untuk membantu Dhea mengejar cita-citanya. ”Insya Allah, saya akan bersungguh-sungguh dalam belajar dan mengejar cita-cita saya menjadi pengajar dan pengusaha,” tambah Dhea.

 

”Terimakasih banyak Solopeduli sudah memberikan beasiswa dan fasilitas lainnya untuk anak saya, saya  hanya bisa mengucapkan terimakasih dan mendoakan solopeduli dan seluruh donatur, semoga berkah kehidupan dunia akhiratnya,” ungkap Ibunda Dhea, Ibu Nasiatun (46 tahun). Ibu Dhea sehari-hari bekerja sebagai penjahit.

 

Solopeduli bekerjasama dengan STIMIK Sinar Nusantara  memberikan beasiswa dan pembinaan kepada siswa siswi yang ingin kuliah tetapi terkendala dana. ”Hari ini kami MoU dengan para penerima beasiswa dan orangtua (wali) untuk pemberian beasiswa kepada 7 mahasiswa. Totalnya saat ini ada 30 mahasiswa yang menerima beasiswa anugerah dari Solopeduli. Kami datangkan orangtua mereka agar dari awal ada kesamaan persepsiantara Solopeduli dengan penerima beasiswa dan orangtuanya. Dengan menyamakan persepsi diharap sama-sama paham dan mudah dalam mengejar cita-cita anak-anak mereka. Kami sangat terbuka bagi calon donatur yang ingin menjadi orangtua asuh bagi calon-calon penerima beasiswa Anugerah Solopeduli. Masih banyak data calon penerima beasiswa. Mudah-mudahan donatur bisa menjadi jalan kesuksesan bagi anak-anak yatim dan anak-anak dhuafa yang membutuhkan,”  jelas Sidik Anshori.