Berita Terbaru

SOLO - Solopeduli menyalurkan kemanfaatan hewan kurban kepada 103.820 penerima manfaat. Para penerima manfaat tersebar di berbagai pelosok pedesaan dan di daerah minus hewan kurban, wilayah tersebut tersebar di Jawa maupun luar Jawa.

 

Pada Idhul Adha tahun 2019, ada sebanyak 1.005 shohibul Qurban yang mengamanahkan hewan kurbannya melalui Solopeduli. Dari Shohibul Qurban tersebut berupa 789 ekor kambing standar, 118 ekor kambing premium dan 14 ekor sapi. 

 

Penyebaran hewan kurban dilakukan ke 16 titik Kabupaten dan Kota di Indonesia. Wilayah pendistribusian hewan kurbannya yakni di Wonogiri, Sukoharjo, Magelang, Klaten, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Solo, Gunung Kidul, Purwodadi, Grobogan, Tegal, Cilacap, Purwokerto, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Pendistribusian hewan kurban dilakukan semenjak tasrik hari pertama, yakni dari  11-14 Agustus 2019. 

 

”Di kampung kami, terutama di komplek sini, sebagaian besar bekerja sebagai buruh tani seperti saya, kalau musim kemarau seperti ini, sawah sawah kering jadi saya bekerja serabutan apa saja asal halal dan menghasilkan uang. Kalau suami saya bekerja sebagai tukang becak, kadang kala sehari penghasilannya 20 ribu, kadangkala tidak ada penghasilan sama sekali, jadi saya harus bekerja,” ungkap Ibu Mijem (65). Ibu Mijem menyampaikan sangat senang atas bantuan daging kurban dari Solopeduli untuk keluarganya. Ibu Mijem merupakan warga Rt 4, Rw 3, Desa Indronatan Kelurahan Ngebean,  Kecamatan Kartasura, Kabupaten Karanganyar.

 

Salah satu relawan Solopeduli yang berasal dari wilayah Karanganyar, Bapak Syamsul (50) merasa sangat senang bisa terlibat dan membantu mendistribusikan hewan dan daging kurbanya ke wilayah minus hewan kurban di area Karanganyar. ”Lega dan senang sekali bisa membantu mereka yang benar-benar membutuhkan. Solopeduli menyalurkan 3 ekor sapi dan 50 ekor kambing di wilayah Karanganyar,” ungkap Bapak Syamsul pada 15/8.

 

Syamsul merupakan warga Karanganyar yang sehari-hari bekerja wiraswasta. Dirinya menyampaikan motivasinya menjadi relawan pendistribusian hewan kurban Solopeduli karena panggilan hati nurani. ”Walau tahun ini saya tidak bisa berkuban melalui Solopeduli, tetapi saya ingin tetap bisa membantu, pekerjaan saya juga swasta jadi selama mendistribusikan hewan kurban, pekerjaan saya dikerjakan keluarga saya. Semoga dengan menjadi relawan, saya dan keluarga bisa mendapatkan pahala seperti mereka yang ikut berkurban, dan bisa membantu mereka yang membutuhkan” ungkap Syamsul pada 15/8.

 

Direktur Umum Solopeduli, Sidik Anshori  menyampaikan pihaknya dibantu ratusan relawan dalam mendistribusikan dan menyalurkan daging hewan kurbannya. Wilayah yang mendapatkan hewan  kurban juga merupakan wilayah yang sudah tersurve oleh tim relawan Solopeduli. ”Kami menyampaiakn terimakasih kepada para donatur yang telah engamanahkan hewan kurbannya melalui Solopeduli, dan kami juga menyampaikan kepada para relawan yang telah membantu dengan ikhlas menyalurkan hewan dan daging kurbannya, semoga dengan moment idhul adha ini banyak masyarakat di wilayah pelosok dan minus hewan kurban bisa merasakan daging hewan kurbannya,” jelas Sidik Anshori pada 15/8.