Berita Terbaru

SRAGEN - ”Saat pasien merasa senang dan terbantu dengan adanya layanan Ambulan Gratis SOLOPEDULI, saya juga ikut senang, tapi yang lebih membuat saya senang dan bersyukur adalah saat bisa mengantarkan  keluarga pasien dari kalangan dhuafa yang tidak bisa berobat karena tidak ada dana untuk transport ke Rumah Sakit,” ungkap salah satu Driver Ambulan Gratis SOLOPEDULI, Bapak Sukirman saat wawancarai pada 7/11.

Bapak Sukirman atau sering dipanggil dengan nama Bapak Kirman berprofesi sebagai dsopir ambulan gratis SOLOPEDULI semenjak tahun 2017. sebelumnya ia pernah bekerja di Arab Saudi sebagai Driver pribadi. ”Kerja di Arab Saudi menyenangkan karena saya bisa haji dan umroh, tapi bekerja di SOLOPEDULI juga sangat menyenangkan karena bekerja untuk membantu yang benar-benar membutuhkan dan tentu bisa dekat dengan keluarga, ya walau harus selalu siap-siap kalau sewaktu-waktu dipindahkan ke luar kota,” tuturnya.

Bapak 4 orang anak ini merasa terpanggil jiwanya untuk bekerja di SOLOPEDULI. ”Bekerja disini saya niatkan untuk membantu pasien, setelah jalan, saya jadi sering diingatkan untuk selalu banyak bersyukur atas nikmat sehat,” ujarnya.

Ia melayani permintaan pasien yang datang dari wilayah Soloraya. ”Kadang kala permintaan mengantar pasien dari Solo menuju Rumah Sakit di wilayah Semarang, Surabaya dan beberapa kota lainnya, kadang juga mengantarkan jenazah ke rumah duka,” jelasnya.

Bapak kelahiran Pati 19 Agustus 1972 ini tinggal di Pengkol RT 1/1 Pokoh Kidul Wonogiri. ”Suami saya full kerja jadi Driver SOLOPEDULI, karena permintaan layanan bisa datang kapan saja, kadang sore, kadang malam dan kadang dini hari, Alhamdulillah ia tidak pernah mengeluh, paling kalau mengeluh saat terpaksa menolak permintaan layanan karena jadwal sudah penuh sementara Ambulan SOLOPEDULI yang lainnya juga penuh, Saya senang dengan tanggungjawab suami saya, semoga ia bisa istikomah dalam kebaikan,” ungkap Istri Bapak Sukirman, Ibu Murdiyanti (44 tahun)

Bapak Sukirman lulusan tingkat SMA. Ia bertekad mendidik anak-anaknya agar bisa mengantarkan anak-anaknya menempuh mendidikan yang cukup. ”Anak-anak saya masih sekolah semua, saya atur pengeluaran uang keluarga biar bisa mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak-anak saya,” imbuh Bapak Sukirman.

Menjadi Driver Ambulan Gratis SOLOPEDULI, Sukirman berharap bisa menghidupkan jiwa dan semangat anak-anaknya agar jiwa sosial dan kepeduliannya tumbuh dan kelak bisa menjadi orang yang bermanfaat. ”Semoga SOLOPEDULI semakin besar sehingga bisa menambah ambulan dan semakin banyak membantu pasien yang membutuhkan,” pungkasnya.

Ambulan Gratis SOLOPEDULI membuka 7 ambulan untuk area Soloraya, yakni di Wilayah Solo, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Sragen. 2 ambulan lainnya dioperasikan di wilayah Aceh dan di Lombok.