Berita Terbaru

SOLO- Angin kencang merusak rumah Ahmad Husairi (47 Tahun). Rumah yang sudah tua itu roboh dibagian atap. ”Rumah saya sudah rapuh tapi tetap kami gunakan untuk tempat tinggal, tetapi kemarin angin sangat kencang sehingga atas jadi roboh, saya hanya bisa pasrah mas,” ungkap Ahmad kepada relawan SOLOPEDULI, Hasta Heriawan saat ditemui di rumahnya pada 14/11.

Ahmad tinggal di Sambirejo, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta bersama 2 anaknya yang masih sekolah. ”Terimakasih banyak SOLOPEDULI yang sudah peduli dan mau membantu keluarga kami, dan terimakasih banyak juga atas bantuan beras dan uang santunannya,” ungkapnya.

Pak Agung, Ketua RT 4 Kadipiro menyampaikan bahwa keluarga Ahmad perlu dibantu karena mengalami kesulitan ekonomi. ”Rumahnya sebenarnya sudah miring sehingga saat terkena angin langsung roboh, matur suwon SOLOPEDULI sudah membantu warga kami,” tuturnya pada 15/11.

Melalui Sigab (Aksi Tanggap Bencana) SOLOPEDULI berupaya membantu warga yang terkena bencana alam. ”Bantuan bagi warga yang terdampak bencana alam kami sesuaikan, ada bantuan berupa barang, ada juga yang berupa tenaga maupun bantuan santunan dan modal usaha. Hampir setiap bulan ada penyaluran untuk bencana alam, baik berupa bantuan air bersih, kebakaran, asap, gempa, stunami, kebanjiran dan sebagainya,” jelas Direktur Utama SOLOPEDULI, Sidik Anshori.

Musim pancaroba ini SOLOPEDULI masih fokus memberikan bantuan bagi warga terdampak bencana. ”Penyaluran air bersih masih terus kami lakukan, penyaluran bencana lainnya juga kami lakukan seperti bantuan bagi warga yang rumahnya rusak akibat angin,” Imbuh Sidik Anshori.