Berita Terbaru

SOLOPEDULI memberikan santunan untuk Anjun Maulana, penderita penyempitan jantung yang menyebabkan kakinya lumpuh. Bantuan tahap awal ini diberikan di rumahnya di Perum Gemolong Permai, RT 12/ RW 01, Jl. Flamboyan No 163 Sragen pada 16/7.

Anak dari pasangan Rahmat (45 tahun) dan Eko Sri Winarti (46 tahun) ini sebenarnya adalah anak yang berprestasi, sejak duduk di SD, ia termaksud anak yang prestasi. Hingga ia-pun diterima di SMA favorit. Tetapi akhirnya ia tidak melanjutkan ke bangku SMA karena kondisi kakinya yang semakin melemah dan akhirnya menjadi lumpuh.

Saat dilahirkan kondisi Anjun normal, tetapi saat umur 6 bulan perut anjun yang sebelah kanan mendadak membesar. Setelah dibawa ke dokter dan rawat inap sekitar 1 bulan baru ditemukan kalau Anjun mengalami pembengkakan ginjal sebelah kanan sehingga salah satu ginjalnya harus diangkat. Pada saat Anjun berumur 1 tahun, ia harus kembali ke Rumah Sakit dan rawat inap selama 20 hari karena ada masalah disaluran kemih sehingga pembuluh dijantungnya mengalami penyempitan, karena penyempitan inilah nutfisinya hanya dapat diserap 50 persen.

Bapak Rahmat hanyalah seorang penjaga sekolah dan kerja sampingan sebagai tukang reparasi elektronika yang penghasilannya terbatas. Sedang istrinya kadangkala membantu berjualan di kantin sekolah. ”Terimakasih sudah datang dan membantu anak saya, kami sangat senang atas empati dan kepedulian SOLOPEDULI, Terimakasih juga kepada donatur SOLOPEDULI, Semoga Allah beri kesehatan, keberkahan dan kelancaran segala rezeki untuk SOLOPEDULI dan seluruh donaturnya,” ungkap Bapak Rahmat.

SOLOPEDULI surve ke rumah Anjun dan memberikan santunan untuk keluarga Anjun. Santunan tahap awal ini diterima oleh ayahnya Anjun, Bapak Rahmat. ”Tim kami datang untuk surve kondisi Anjun dan keluarganya. Dan kami berikan sedikit santunan untuk keluarganya. Kami akan coba carikan dana untuk meringankan kesehatan Anjun dengan cara mengajak donatur SOLOPEDULI dan masyarakat untuk bersama-sama membantu Anjun,” jelas Direktur Utama SOLOPEDULI, Sidik Anshori.