Relawan SOLOPEDULI Menyusuri Jembatan Kayu Demi Membersihkan Masjid Dan Menyalurkan Bantuan Untuk 1.200 Warga Aceh Tamiang Di 4 Titik

Memasuki hari kedua aksi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (30/12/2025), relawan SOLOPEDULI terus menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan menjangkau wilayah-wilayah terdampak, meski harus melewati akses yang sulit. Fokus utama kegiatan hari itu adalah membantu membersihkan Masjid Al Huda di Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, serta menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat di beberapa titik, dengan total 1.200 penerima manfaat.

Untuk mencapai Masjid Al Huda di Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, dan Kecamatan Kejuruan Muda relawan SOLOPEDULI harus berangkat dari posko darurat dan melewati sebuah jembatan kayu yang tidak bisa dilewati kendaraan roda 4. 

dok.humas: Relawan SOLOPEDULI yang berjalan menuju desa sebrang untuk menyalurkan bantuan dan bersih masjid

Sehingga relawan harus membawa bantuan menggunakan motor bergerobak sambil membawa peralatan kebersihan menuju lokasi masjid. Perjalanan tersebut tidak menyurutkan semangat relawan untuk membantu warga dan rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan menyalurkan kebahagiaan mereka dengan penyaluran logistik.

Setibanya di lokasi, relawan SOLOPEDULI bersama warga setempat bergotong royong membersihkan Masjid Al Huda yang sebelumnya belum menerima bantuan alat kebersihan. Masjid tersebut selama ini hanya dibersihkan menggunakan peralatan seadanya. SOLOPEDULI menyalurkan bantuan berupa satu angkong, lima sekop, dan sepuluh ember yang dimanfaatkan oleh sekitar 50 jamaah dan warga sekitar.

Komandan relawan SOLOPEDULI di lokasi, Nurdin, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

“Untuk menuju masjid ini, relawan harus melewati jembatan kayu dan berjalan kaki dari posko untuk menuju lokasi-lokasi penyaluran bantuan dan bantuan kami titip motor gerobak warga untuk dibawa ke lokasi penyaluran. Namun, kami melihat masjid ini belum tersentuh bantuan kebersihan, padahal menjadi pusat ibadah warga. Karena itu, kami berusaha hadir dan membantu semaksimal mungkin,” ujar Nurdin.

dok.humas: Bersih-bersih masjid dan penyaluran alat kebersihan oleh relawan SOLOPEDULI dibantu para warga

Setelah kegiatan pembersihan masjid, relawan SOLOPEDULI melanjutkan penyaluran bantuan logistik ke beberapa wilayah terdampak. Di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, bantuan yang disalurkan meliputi beras 150 kilogram, 10 dus mi instan, lima dus Abon Djoss, 20 daster, 20 mukena, 20 paket logistik, serta dua dus biskuit, yang menjangkau 400 penerima manfaat.

Di Dusun Mawar, Kecamatan Kejuruan Muda, SOLOPEDULI menyalurkan bantuan berupa beras 150 kilogram, dua krat minyak goreng, dan lima dus Abon Djoss kepada 450 penerima manfaat.

Sementara itu, di Desa Paya Bedie, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, relawan SOLOPEDULI menyalurkan bantuan berupa beras 150 kilogram, lima dus mi instan, dua dus pembalut, dua dus snack roti, dua krat minyak goreng, 10 dus paket logistik, satu lusin daster, dua lusin pakaian bayi, serta tiga dus Abon Djoss. Bantuan tersebut diterima oleh 300 penerima manfaat.

Salah satu warga penerima manfaat di Desa Paya Bedie menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.

“Bantuan ini sangat kami butuhkan, terutama untuk kebutuhan keluarga dan anak-anak. Kehadiran relawan SOLOPEDULI memberikan harapan dan semangat bagi kami,” ungkapnya.

Dalam satu hari penyaluran, total 1.200 penerima manfaat menerima bantuan dari SOLOPEDULI. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kepedulian SOLOPEDULI dalam menjangkau masyarakat terdampak hingga ke wilayah yang sulit diakses, sekaligus memastikan kebutuhan ibadah dan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi.(snk)