Menyusuri Banjir Setinggi Lutut Dewasa, SOLOPEDULI Salurkan Logistik Sembako Door To Door Di Pekalongan

Di tengah banjir yang belum juga surut selama hampir sepekan, SOLOPEDULI terus bergerak membantu warga terdampak dengan menyusuri genangan air untuk menyalurkan bantuan sembako secara door to door di Desa Samborejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu, (21/01/2026).

Banjir yang melanda wilayah tersebut telah menggenangi permukiman warga sejak enam hari terakhir, dengan ketinggian air mencapai selutut hingga sepinggang orang dewasa. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh dan akses terhadap kebutuhan pokok semakin sulit.

Dalam aksi kemanusiaan ini, tim SOLOPEDULI membagikan paket sembako langsung ke rumah-rumah warga yang masih terendam banjir. Paket ini berisi beras, minyak, biskuit, mie instan, roti, sarden, kecap dan sebagainya. Bantuan diprioritaskan untuk lansia serta warga yang kondisi rumahnya masih tergenang air cukup tinggi.

dok.humas: Tim SOLOPEDULI menyalurkan ke rumah lansia yang terdampak banjir, Pekalongan

Ketua RT setempat, Ibu Yuni, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan bantuan yang diberikan SOLOPEDULI. Ia juga menceritakan betapa cepatnya banjir datang dan merendam rumah-rumah warga.

“Terima kasih kepada SOLOPEDULI yang sudah hadir dan peduli kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami dan warga kami yang saat ini masih berjuang di tengah banjir yang belum surut.” ujar Ibu Yuni

“Sejak Sabtu hujan turun terus-menerus, banjir langsung besar. Biasanya air tidak sampai ke tempat tidur, tetapi kali ini setelah saya pulang dari masjid, kasur sudah terendam semua. Barang-barang tidak sempat diselamatkan,” imbuhnya ketika menjelaskan datangnya banjir.

Aksi penyaluran bantuan ini dikomandani oleh Cici Andriansyah, Tim Program SOLOPEDULI, yang memimpin langsung tim menyusuri genangan air dari satu rumah ke rumah lainnya.

“Kondisi banjir masih cukup tinggi dan akses sangat terbatas. Karena itu, kami memilih menyalurkan bantuan secara door to door agar benar-benar sampai kepada warga yang paling membutuhkan, terutama lansia dan keluarga yang masih terisolasi,” jelas Cici Andriansyah.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan paling mendesak bagi warga saat ini adalah paket sembako dan alat kebersihan, mengingat sulitnya akses menuju warung maupun rumah makan akibat banjir dan terbatasnya kendaraan yang bisa melintas.

dok.humas: Tim SOLOPEDULI berjalan di tengah banjir dari rumah ke rumah warga Pekalongan

Meski harus berjalan menembus genangan air yang masih setinggi lutut orang dewasa, tim SOLOPEDULI tetap berupaya memastikan setiap paket bantuan tersalurkan dengan baik. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen SOLOPEDULI untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat bencana, dengan mengedepankan respon cepat dan tepat sasaran.(snk)