Truk Ekspedisi SOLOPEDULI Tiba Di Aceh, Bagikan 1.000 Paket Sembako Ramadan Untuk Penyintas Banjir

Ramadan Bangkitkan Harapan — Dalam semangat Ramadan 1447 H, komitmen kemanusiaan terus dinyalakan oleh SOLOPEDULI melalui aksi SOLOPEDULI Berbagi 1.000 Paket Sembako pada bulan Ramadan untuk masyarakat penyintas bencana banjir di Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, di Posko Setapak Air, Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Paket sembako disiapkan dan disalurkan oleh relawan SOLOPEDULI yang dikoordinasikan oleh Ibu Yuni kepada masyarakat penyintas banjir. Pada tahap penyaluran di lokasi ini, bantuan diberikan kepada kurang lebih 70 kepala keluarga (KK) yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.

Truk bantuan SOLOPEDULI yang diberangkatkan dari Solo pada Jumat, 13 Februari 2026, tiba di Aceh Tamiang pada Rabu malam, 18 Februari 2026. Proses bongkar muat dilakukan keesokan harinya di posko relawan SOLOPEDULI sebelum akhirnya didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Relawan SOLOPEDULI di lokasi, Ibu Yuni, menyampaikan bahwa kondisi masyarakat saat ini masih membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

dok.humas: Penyerahan Paket Sembako di Bulan Ramadan kepada Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

“Alhamdulillah, bantuan dari para donatur telah sampai dan dapat kami salurkan dengan lancar. Sebagian warga memang sudah kembali ke rumah masing-masing, tetapi masih ada yang tinggal di hunian sementara. Mereka terus membersihkan sisa lumpur yang kini mengering menjadi debu. Kehadiran bantuan ini bukan hanya meringankan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi mereka untuk bangkit,” ujar Ibu Yuni.

Saat ini, Aceh Tamiang tengah memasuki musim kemarau. Lumpur sisa banjir yang mengering berubah menjadi debu yang beterbangan dan menimbulkan persoalan baru bagi warga. Selain kebutuhan bahan pangan, masyarakat juga sangat membutuhkan masker untuk melindungi pernapasan dari debu.

Abdullah, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas bantuan yang diterima.

“Setelah banjir surut, kami harus membersihkan rumah dari lumpur yang tebal. Sekarang lumpurnya sudah kering dan menjadi debu. Setiap hari kami menyapu, tetapi debu tetap beterbangan,” tutur Abdullah.

“Bantuan sembako ini sangat membantu kami karena penghasilan saat ini belum stabil. Kami masih fokus membenahi rumah dan berusaha bangkit. Terima kasih kepada SOLOPEDULI dan para donatur yang tidak melupakan kami,” imbuhnya dengan mata berkaca-kaca.

dok.humas: Penyaluran Paket Sembako dari Posko Relawan SOLOPEDULI di Aceh Tamiang untuk Masyarakat Penyintas Banjir

Melalui program ini, SOLOPEDULI tidak hanya menghadirkan bantuan logistik, tetapi juga membawa harapan di tengah masa pemulihan. Pada bulan Ramadan yang penuh keberkahan, kepedulian para donatur yang dititipkan melalui SOLOPEDULI menjadi bukti bahwa solidaritas dan kebersamaan mampu menguatkan saudara-saudara kita yang tengah diuji.

Pada bulan suci Ramadan ini, SOLOPEDULI akan terus menghadirkan kebahagiaan bagi para penyintas banjir Aceh Tamiang hingga Idul Fitri mendatang. (snk)