SOLOPEDULI kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui kegiatan Aksi Siaga Bencana Banjir di Sukoharjo dan sekitarnya dengan membuka dapur umum dan menyalurkan logistik siap saji yaitu "Abon Djoss" bagi warga terdampak banjir di wilayah Kwarasan, RT 04 RW 12, Grogol, Sukoharjo, pada Kamis (16/04/2026).
Banjir yang mulai menggenangi kawasan tersebut sejak Selasa (14/04) pukul 23.00 WIB menyebabkan air merendam jalanan hingga masuk ke rumah warga. Pada Rabu pagi, ketinggian air mencapai hampir sepaha orang dewasa sebelum akhirnya berangsur surut pada sore hari. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh dan kebutuhan pangan mendesak.
Merespons situasi tersebut, warga yang rumahnya tidak terdampak berinisiatif mendirikan dapur umum yang telah beroperasi sejak Rabu. SOLOPEDULI kemudian hadir memperkuat upaya tersebut dengan menyalurkan bantuan logistik untuk 95 kepala keluarga (KK) terdampak.
dok.humas: Penyaluran Logistik untuk Pasokan Dapur Umum di Daerah Kwarasan, Grogol, Sukoharjo
Tim Program SOLOPEDULI, Adzra bersama relawan turut terjun langsung ke lokasi untuk mendistribusikan bantuan berupa abon dan mi instan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyaluran abon kurban “DJOSS”, produk olahan unggulan SOLOPEDULI yang dikenal praktis dan bergizi.
Sejak tahun 2020, SOLOPEDULI telah mengembangkan inovasi pengolahan daging kurban menjadi produk abon yang tahan lama dan mudah dikonsumsi. Abon “DJOSS” hadir sebagai solusi pangan berkelanjutan (sustainable food solution) yang sangat relevan dalam situasi darurat seperti bencana banjir. Tanpa perlu proses memasak, produk ini dapat langsung dikonsumsi dan membantu memenuhi kebutuhan gizi para penyintas.
Selain itu, abon “DJOSS” juga telah banyak disalurkan ke berbagai wilayah terdampak bencana dan daerah pelosok, menjadikannya sebagai salah satu produk andalan dalam program kemanusiaan SOLOPEDULI.
dok.humas: Penyaluran Abon Djoss untuk Warga Terdampak Banjir di Kwarasan, Grogol, Sukoharjo
Salah satu warga Kwarasan mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Kondisi kemarin cukup sulit karena air masuk ke rumah. Adanya dapur umum dan bantuan makanan seperti abon ini benar-benar meringankan beban kami," ujar Suyatno (45), warga RT 04 RW 12 Kwarasan.
Melalui aksi ini, SOLOPEDULI tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga menghadirkan solusi pangan yang berkelanjutan dan tepat guna bagi masyarakat terdampak bencana.(snk)