Paket Keluarga Bahagia SOLOPEDULI Hadir Bawa Harapan Untuk Ibu Asma Dan Anak-anaknya

SOLOPEDULI kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat Solo melalui santunan Paket Keluarga Bahagia (PKB) dan santunan Paket Cinta Anak Yatim kepada keluarga Ibu Asma Nabila dan kedua anaknya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 25 April 2026, di Kusumadiagan RT 01 RW 10, Joyosuran, Pasar Kliwon, Surakarta.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang tengah menghadapi masa sulit. Pada 16 April 2026, Ibu Asma harus kehilangan suami tercinta yang meninggal dunia akibat sakit lambung. Kepergian tersebut meninggalkan dua anak yang masih berusia 4 tahun dan 1 tahun.

Sejak saat itu, Ibu Asma bersama kedua anaknya tinggal bersama sang ibu, yang juga telah lebih dahulu ditinggal wafat oleh suaminya. Dalam kondisi tersebut, Ibu Asma belum memiliki pekerjaan maupun penghasilan tetap. Kebutuhan sehari-hari keluarga saat ini bergantung pada sang ibu yang berjualan sayur matang di depan rumah dengan penghasilan yang tidak menentu.

Selain menyalurkan bantuan, SOLOPEDULI juga melakukan asesmen sebagai langkah awal pemberdayaan ekonomi. Dalam proses tersebut, Ibu Asma menyampaikan keinginannya untuk membuka usaha warung ayam goreng kecil di depan rumah. Hal ini menjadi pilihan realistis mengingat ia harus tetap mendampingi kedua anaknya yang masih balita.

“Sejak suami saya meninggal, rasanya seperti kehilangan arah. Tapi dengan adanya bantuan ini, saya merasa tidak sendiri. Saya ingin berusaha pelan-pelan, semoga bisa membuka usaha kecil di rumah agar tetap bisa merawat anak-anak,” tutur Ibu Asma dengan mata berkaca-kaca.

dok.humas: Ifan Ketika di Rumah Ibu Asma Menyalurkan Santunan 

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim program SOLOPEDULI, yakni Ifan dan Azizah, yang datang ke kediaman Ibu Asma dan disambut hangat oleh keluarga.

Ifan menyampaikan bahwa kehadiran SOLOPEDULI tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi jangka panjang. “Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban sementara. Ke depan, kami ingin mendampingi Ibu Asma agar memiliki usaha mandiri sehingga dapat memenuhi kebutuhan keluarga secara berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui program ini, SOLOPEDULI menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyalur bantuan, tetapi juga sebagai pendamping yang berupaya menghadirkan harapan, kemandirian, dan keberlanjutan bagi keluarga yang membutuhkan.(snk)