BPKH Gandeng SOLOPEDULI, Hadirkan Smartboard Untuk 4 Yayasan: Dorong Transformasi Pembelajaran Di Solo Raya–Yogyakarta

SOLOPEDULI sebagai mitra kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melaksanakan serah terima program kemaslahatan berupa pengadaan smartboard untuk empat yayasan di wilayah Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad (03/05/2026) di Resto Boetani, Sleman, Yogyakarta dan dihadiri sekitar 200 peserta penerima manfaat.

Melalui program ini, SOLOPEDULI bersama BPKH berharap dapat mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan pendidikan, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Adapun penerima manfaat program ini adalah empat yayasan yang diwakili oleh masing-masing ketua yayasan, yakni Yayasan Baiti Roudhotul Jannah Sukoharjo yang diwakili oleh Bapak Sarwiyanto, S.Pd.; Yayasan Al Kharima Baitussalam Yogyakarta oleh Drs. Tri Suranto, M.Pd.; Yayasan Sabana Jannata Cendana Sleman oleh Bapak Iqbal Gustyno; serta Yayasan Insan Bhakti Klaten oleh Bapak Abdul Yani Setiawan, S.I.Kom., M.A.P.

Hadir dalam agenda tersebut Anggota Badan Pelaksana BPKH, Dr. Sulistyowati, S.E., M.M.; Chief Fundraising SOLOPEDULI, Harjito, S.Pd.I.; serta Mitra Strategis BPKH, H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi umat melalui sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Dr. Sulistyowati menegaskan bahwa BPKH terus berupaya mengoptimalkan penyaluran nilai manfaat Dana Abadi Umat melalui berbagai program kemaslahatan yang tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa terdapat enam sektor utama yang menjadi fokus distribusi, yaitu pelayanan haji, ekonomi umat, pendidikan, sosial kemanusiaan, kesehatan, serta prasarana ibadah.

“Program kemaslahatan ini tidak menggunakan dana setoran haji, melainkan berasal dari Dana Abadi Umat yang merupakan hasil pengelolaan investasi oleh BPKH. Dana ini kami hadirkan agar memberikan manfaat yang luas, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan umat,” jelas Sulistyowati.

Secara simbolis, penyerahan bantuan berupa mock-up smartboard dilakukan oleh Sulistyowati bersama Singgih Januratmoko bersama Harjito kepada masing-masing perwakilan yayasan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran, baik di lingkungan sekolah maupun kegiatan akademik lainnya, termasuk di tingkat perguruan tinggi pada salah satu yayasan penerima.(snk)