BPKH Dan SOLOPEDULI Dorong Program Kesehatan Masyarakat Dan Ketahanan Pangan Di Kabupaten Jepara

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggandeng SOLOPEDULI sebagai mitra kemaslahatan dalam serah terima dua program kemaslahatan di Desa Gemulung, Kecamatan Pecangaan, Jepara, pada Kamis (08/05/2026).

Dua program yang diserahterimakan tersebut meliputi pembangunan Balai Kesehatan Kabupaten Jepara dan pemberdayaan budidaya ternak sapi Kelompok Tani Bantolo Ardi Gemulung Kabupaten Jepara. Program ini menjadi bagian dari upaya BPKH dalam menghadirkan manfaat nyata Dana Abadi Umat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Mitra Strategis BPKH, H. Abdul Wachid; Kepala Divisi Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan BPKH, Dr. Dyah Rahayu, S.H., M.H.; CEO LAZ SOLOPEDULI, Sidik Anshori, S.Sos.I.; Ketua Kelompok Tani Bantolo Ardi, Rifai, selaku penerima manfaat; serta dr. Syarif Maulana dari Balai Kesehatan Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya, Dr. Dyah Rahayu menyampaikan bahwa BPKH terus berkomitmen menghadirkan program kemaslahatan melalui pengelolaan Dana Abadi Umat yang disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai sektor.

“BPKH hadir dalam program kemaslahatan dengan menggunakan Dana Abadi Umat. Dana yang disebarkan kepada masyarakat merupakan nilai manfaat dari Dana Abadi Umat. Kami berharap bapak dan ibu dapat menjaga sapi-sapi yang disalurkan dengan baik,” ujar Dyah Rahayu.

Ia juga menjelaskan bahwa program kemaslahatan BPKH mencakup enam asnaf, yaitu sarana dan prasarana ibadah, kesehatan, pendidikan dan dakwah, sosial keagamaan, ekonomi umat, pelayanan ibadah haji, serta tanggap kebencanaan.

“Program pemberdayaan sapi ini masuk dalam asnaf ekonomi umat, sedangkan pembangunan balai kesehatan masuk dalam asnaf kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO LAZ SOLOPEDULI, Sidik Anshori, menyampaikan apresiasi kepada BPKH atas kepercayaan yang diberikan kepada SOLOPEDULI sebagai mitra kemaslahatan dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.

“Harapannya, balai kesehatan ini dapat menjadi pusat layanan kesehatan bagi masyarakat Jepara. Adapun program ternak sapi fattening diharapkan mampu mendukung swasembada pangan. Dengan pengelolaan yang terintegrasi, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan,” ujar Sidik Anshori.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada BPKH dan Mitra Strategis BPKH, H. Abdul Wachid, atas dukungan terhadap berbagai program kemaslahatan yang dijalankan bersama SOLOPEDULI.

Serah terima simbolis mock up diserahkan kepada para penerima manfaat sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program secara resmi.

dok.humas: Survei Kandang Ternak Sapi Bantolo Ardi Gemulung

Setelah prosesi serah terima, acara dilanjutkan survei langsung ke kandang sapi Bantolo Ardi Gemulung. Kegiatan tersebut diikuti oleh Dr. Dyah Rahayu, H. Abdul Wachid, Sidik Anshori, serta para penerima manfaat untuk melihat secara langsung kesiapan program pemberdayaan ternak sapi yang akan dijalankan.(snk)