Komitmen SOLOPEDULI dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi. Pada Jumat (17/7/2026), SOLOPEDULI melalui tim, menyalurkan bantuan berupa satu unit mesin jahit kepada Bapak Giyanto, warga Kayon RT 14, Desa Gabungan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memperkuat keberlangsungan usaha menjahit yang telah menjadi sumber penghidupan keluarga Pak Giyanto sejak tahun 2015. Melalui bantuan alat usaha ini, SOLOPEDULI berharap Pak Giyanto dapat meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga.
dok.humas: Mesin Jahit yang disalurkan untuk Bapak Giyanto
Selama lebih dari satu dekade, Pak Giyanto mengandalkan jasa menjahit sebagai mata pencaharian utama. Dari usaha tersebut, ia memperoleh penghasilan rata-rata sekitar Rp1.500.000 setiap bulan. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan lima anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, yaitu istri, dua orang anak, ibu, serta adiknya yang merupakan penyandang disabilitas tuna wicara dan belum memiliki pekerjaan.
Di tengah keterbatasan ekonomi, sang istri juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan bekerja menjaga warung milik tetangga setiap sore hingga malam hari.
Dalam menjalankan usahanya, Pak Giyanto menerima pesanan jahitan dari masyarakat maupun konveksi. Namun, ketika pesanan dari konveksi berkurang, pendapatannya ikut menurun. Kondisi tersebut semakin berat karena mesin jahit yang selama ini digunakan telah berusia tua dan kerap mengalami kerusakan. Akibatnya, proses produksi sering terhambat dan kesempatan menerima pesanan baru pun tidak jarang terlewatkan.
Melihat kondisi tersebut, SOLOPEDULI menyalurkan bantuan mesin jahit agar usaha yang telah dirintis selama bertahun-tahun dapat terus berjalan dengan lebih optimal. Kehadiran mesin jahit baru diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat penyelesaian pesanan, sekaligus membuka peluang memperoleh pelanggan yang lebih banyak.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan mesin jahit dari SOLOPEDULI. Mesin ini menjadi harapan baru bagi usaha saya. Insyaallah akan saya manfaatkan sebaik-baiknya agar bisa menerima lebih banyak pesanan dan memenuhi kebutuhan keluarga. Terima kasih kepada seluruh donatur dan SOLOPEDULI yang telah peduli kepada kami," ungkap Pak Giyanto.
dok.humas: MMT untuk Membantu Branding Usaha Tailor Bapak Giyanto
Program ini merupakan bagian dari upaya SOLOPEDULI dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Tidak hanya memberikan bantuan alat usaha, SOLOPEDULI juga akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan melalui monitoring dan evaluasi (monev). Pendampingan tersebut bertujuan memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal, membantu mengatasi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha, serta mendorong penerima manfaat agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui Program Pemberdayaan, SOLOPEDULI berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang memperoleh kesempatan untuk bangkit, meningkatkan taraf hidup, serta meraih masa depan yang lebih sejahtera melalui usaha yang produktif.(snk)