Konten Islami

Niat Berqurban -  Pembahasan dan Pengertian Qurban ialah salah satu Ibadah di Ajaran Islam yang dapat dilakukan oleh semua Muslim di seluruh belahan dunia dan Qurban sendiri dilakukan di Bulan Dzulhijjah dalam Sistem Kalender Hijriah (Kalender Islam) atau lebih tepatnya dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah sampai 13 Dzulhijjah. Untuk Pengertian Qur’ban dalam Bahasa Arab mempunyai artian Dekat dan dapat disebut juga dengan Dhahiyyah atau Udhhiyah yang berarti Binatang yang disembelih ditanggal 10 – 13 di Bulan Dzulhijjah (Kalender Hijriah) dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada Alloh Swt.

Hukumnya sunnah bagi orang yang berkurban atau hendak menyembeli hewan qurban dengan membaca Basmalah dan takbir sebagaimana yang tersebut dalam Shahihain, dari Qatadah dan Anas RA :

 

ضَحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا

 

"Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkurban dengan dua ekor domba jantan putih campur hitam lagi bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya sambil membaca BASAMALAH dan bertakbir dan meletakkan kaki beliau diatas leher keduanya."

Sedangkan dalam lafadz Muslim dari riwayat Anas, "Dan beliau membaca:

 

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ

 

Dalam Shahih Muslim, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam membaca doa saat menyembelih hewan kurbannya sebagai berikut :

 

بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ

 

"Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, terimalah dari Muhammad dan keluarga Muhammad serta umat Muhammad."

Imam Nawawi mengatakan dalam mensyarah hadits ini: Di dalamnya terdapat dalil untuk dianjurkannya seorang pengorban saat menyembelih bersamaan membaca Bismillah dan takbir  membaca Allahumma Taqabbal Minni (Ya Allah Terimalah dariku)."

 

Bacaan Saat Menyembelih Sendiri

Jika seseorang menyembelih sendiri hewan kurbannya yang diperuntukkan atas nama dirinya dan keluarganya untuk membaca saat menyembelih:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْ أَهْلِي

"Bismillah Wallahu Akbar, Ya Allah terimalah dariku dan keluargaku."

Atau dengan menyebut namanya sendiri:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ فُلَانٍ وَآلِ فُلَانٍ

"Bismillah Wallahu Akbar, Ya Allah terimalah dari fulan dan keluarga fulan."

Atau membaca bacaan lainnya:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا عَنِّي وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِيْ

"Bismillah Wallahu Akbar, Ya Allah ini dariku dan dari keluargaku."

Ini didasarkan kepada hadits dari Jabir bin Abdillah, ia berkata: Aku menghadiri Shalat Idul Adha bersama Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam di Mushalla. Saat beliau selesai berkhutbah, beliau turun dari mimbarnya. Kemudian dibawakan satu ekor domba lalu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyembelihnya sendiri dengan tangannya sambil membaca:

بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ هَذَا عَنِّي وَعَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِي

"Bismillah Allahu Akbar, Ini dariku dan dari umatku yang tidak berkurban." (HR. al-Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih al-Tirmidzi)

Terdapat redaksi dalam riwayat lain,

اَللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ

"Ya Allah, sesungguhnya ini dari-Mu dan untuk-Mu." (Irwa' al-Ghalil, no. 1138, 1152) [Lihat Al-Syarh al-Mumti', Al-'Allamah al-Utsaimin: 7/492]

Jika Menyembelihkan Kurban Orang Lain

Jika seseorang menyebelihkan kurban orang lain maka sesudah membaca Basmalah dan Takbir,

هَذَا عَنْ فُلَانٍ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ فُلَانٍ وَآلِ فُلَانٍ

"Ini dari si fulan, Ya Allah, terimalah dari fulan dan keluarga fulan." (Dinukil dari fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin.

Bacaan Pokok Saat Menyembelih

Pada dasarnya bacaan yang wajib ketika menyembelih adalah membaca BASMALAH, yakni BISMILLAH atau BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM. Adapun bacaan tambahan sesudahnya adalah sunnah, bukan wajib. Dasarnya, firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ

"Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. " (QS. AL-An'am: 121)

Begitu pula firman-Nya:

فَكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ إِنْ كُنْتُمْ بِآيَاتِهِ مُؤْمِنِينَ

"Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayatN" (QS. Al-An'am: 118) Wallahu Ta'ala A'lam.

 

 

Dari berbagai sumber