Menyambut dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, SOLOPEDULI menyalurkan bantuan alat tulis dan perlengkapan sekolah kepada ratusan siswa SDIT Khairul Ummah. Penyaluran dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, di SDIT Khairul Ummah, Desa Lapang Timu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Bantuan yang disalurkan meliputi buku tulis, bolpoin, pensil, seragam sekolah, serta berbagai perlengkapan penunjang belajar lainnya. Program ini menyasar 275 siswa SDIT Khairul Ummah dan dilaksanakan melalui prosesi serah terima oleh Chief Program Solopeduli, Megawati Nurjannah kepada Kepala SDIT Khairul Ummah, Ustadzah Ruqaiyah, S.Pd, yang juga diikuti oleh para orang tua dan wali siswa.
Kehadiran orang tua dan wali siswa menjadi bentuk dukungan bersama dalam menyambut kembali dimulainya kegiatan belajar mengajar. Meski secara kalender akademik sekolah dijadwalkan mulai aktif pada Senin, 5 Januari 2026, pihak sekolah masih membutuhkan waktu untuk melakukan berbagai persiapan, mengingat banjir yang melanda sebelumnya telah merendam lingkungan sekolah dan merusak sejumlah perlengkapan belajar, serta berdampak langsung pada para siswa.
dok.humas: Kepala SDIT Khairul Ummah, Ustadzah Ruqaiyah, S.Pd menyampaikan terima kasih untuk SOLOPEDULI
Ustadzah Ruqaiyah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan SOLOPEDULI kepada para siswa dan sekolah.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan SOLOPEDULI. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami, terutama dalam menyambut awal masuk sekolah. Semoga kebaikan ini menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” tutur Ustadzah Ruqaiyah.
Sementara itu, Megawati Nurjannah, menjelaskan bahwa program penyaluran alat tulis dan perlengkapan sekolah ini merupakan bagian dari komitmen SOLOPEDULI dalam mendukung keberlanjutan pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
“Kami ingin memastikan anak-anak tetap memiliki semangat belajar dan tidak terkendala perlengkapan sekolah. Pendidikan adalah investasi masa depan, dan melalui program ini kami berharap anak-anak dapat kembali bersekolah dengan lebih percaya diri,” ujar Megawati.
Ia menambahkan bahwa program pendidikan ini melengkapi berbagai upaya kemanusiaan yang sebelumnya telah dilakukan SOLOPEDULI di Kabupaten Bireuen. Salah satunya adalah pembangunan sumur dalam dan penyaluran mesin air untuk memulihkan akses air bersih bagi warga dan sekolah terdampak banjir, yang berlokasi di lingkungan Yayasan Khairul Ummah.
Melalui sinergi program pendidikan dan pemulihan kebutuhan dasar, SOLOPEDULI terus berupaya menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus meneguhkan komitmen untuk mendampingi anak-anak Indonesia dalam meraih masa depan yang lebih baik.(snk)